Ketika orang tua tidak mampu untuk memenuhi kebutuhan jasmani secara utuh, merekalah yang harus ikut menanggung beban itu. Merasakan pahit dan kerasnya getir hidup yang mungkin mereka anggap hanya sebagai ‘kerikil kecil’ dan bukan sebagai ‘batu sungai’. Ketika keluhan itu terlontar, teguh dan tabahlah hati demi kelangsungan hidup. Tidak jelas apakah tangisan pernah jatuh dari mata atau hanya tertetes dalam hati terdalam. Hidup keras mengajarkan sosok keras seorang anak.
Tapi, kekerasan hidup tidak ikut serta mengubur impian mereka. Hanya keyakinan dan ketangguhan yang menggerakkan kaki mereka untuk terus meraih impian mereka. Mungkin, bagi sebagian orang berkata “
Aku Pasti Bisa!
By. Miss Maya
Na na na,,, Na na na,,,
Na na na,,, Na na na,,,
Kata orang hidup tidak mudah
harus punya uang serba bisa
kata orang mustahil ku bisa
raih cita, dan jadi juara
Ketika hidup tidak mengijinkan untuk memilih
Bridge
mereka tidak tahu, aku berbeda
mereka tidak tahu, aku punya semangat
Reff :
Aku bisa, aku pasti bisa, jadi anak luar biasa(Sebuah lagu yang didedikasikan untuk anak-anak bangsa yang harus berjuang keras untuk setiap impian dan cita-cita dalam hidupnya)
Aku bisa, ku yakin ku bisa, karena aku anak yang berbeda
Aku bisa, aku pasti bisa, jadi anak luar biasa
Aku bisa, ku yakin ku bisa, karena aku dicipta SEMPURNA
By : Rio Salomo Sidauruk
23 Juli 2011 (tepat di Hari Anak Nasional)