Berbicara soal cinta nggak hanya untuk kalangan remaja yang baru aja menginjak masa puber. Tidak bisa dipungkiri bahwa setiap saat dan semua orang juga bisa bersinggungan dengan yang namanya cinta. Tak banyak orang mampu memastikan bahwa cinta itu adalah cinta yang tepat untuknya. Tak ayal pula seseorang dapat melakukan hal konyol hanya karena cinta. “Hal konyol” terlalu klise kah kata-kata ini? Atau hanya efek dari cinta, atau malah cinta merupakan efek dari “kekonyolan” itu?
Bingung. Emang tidak semudah matahari mengitari bumi untuk mendeskripsikan cinta. Makna cinta berbeda bagi setiap orang. Tak dapat mendesak makna cintaku untuk mereka, begitupun sebaliknya. Cinta itu rasa pribadi, bukan pengalaman ‘mereka’. Bulan ini identik dengan bulan cinta, sangat bahkan. Dan apakah bulan lain tidak ada cinta? Ya, itu hanya bergerak dari kebiasaan, kebiasaan memeriahkan hari ‘Valentine’.
Hidup tanpa cinta adalah hampa, tapi cinta tanpa hidup adalah omong kosong. Terlalu banyak istilah untuk cinta. Terlalu rumitkah itu? Atau bahkan ini semua terlalu simpel? Nyatanya banyak orang ‘dipecundangi’ oleh cinta. Tapi tak sedikit pula insan yang ‘mempecundangi’ cinta. Apakah cinta itu hanya untuk mencari pengalaman? Atau hanya berbicara bahwa ‘sengatan’ sesaat, kemudian tidak? Cinta tidak hanya seperti siklus pelana kuda, awalnya biasa saja, dan semakin meninggi lalu akhirnya turun. Lagi, cinta itu adalah warna. So, tentukan warnamu sendiri untuk hidupmu! Dan ini semua kembali pada pilihanmu!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar